6 Bahaya Diet Ekstrem Bagi Kesehatan Tubuh, Harus Diwaspadai

6 Bahaya Diet Ekstrem Bagi Kesehatan Tubuh, Harus Diwaspadai

Diet memiliki bermacam-macam jenis. Namun, jika kamu tidak memperhatikan dengan baik pola diet yang kamu lakukan bisa akan berbahaya bagi kesehatan. Agar diet yang dilakukan tidak sembarangan dan membahayakan kesehatan, tentu ada beberapa hal yang harus diperhatikan.

Banyak orang yang rela melakukan diet ketat demi mendapatkan tubuh ideal. Cara itu diyakini efektif menurunkan berat badan dalam waktu singkat. Namun ternyata, diet ekstrim memiliki efek samping berbahaya. Baik untuk jangka pendek maupun jangka panjang.

Konsumsi obat-obat penurun berat badan juga dianggap berbahaya karena bisa menyebabkan ketergantungan. Lebih jauh, kebiasaan ini berimbas pada gangguan kinerja usus, yang tidak bisa bekerja maksimal di dalam tubuh.

Berikut telah kami rangkum dari berbagai sumber, 6 bahaya diet ekstrem bagi kesehatan tubuh yang harus diwaspadi, Selasa (12/5/2020).

1. Hilang Tenaga

Dampak awal dari diet terlalu ekstrem biasanya ditandai dengan badan yang lemas dan tidak bertenaga. Meski banyak orang yang bilang salah satu cara efektif untuk menurunkan berat badan adalah menahan lapar, tapi jangan sampai kamu kekurangan asupan kalori.

Idealnya, orang dewasa membutuhkan asupan rata-rata 2000 kalori. Jadi, bayangkan jika menerima asupan makanan kurang dari jumlah tersebut tentu saja kamu menjadi lesu, mudah lelah, dan lebih parahnya lagi mudah pingsan.

2. Sarcopenia

Kebanyakan orang saat melakukan diet ketat memilih tidak makan untuk mencapai hasil yang cepat. Sayangnya, kondisi ini akan membuat kamu mengalami sarcopenia atau kehilangan otot. Hal tersebut terjadi karena saat tubuh kelaparan dan kamu tidak mengonsumsi makanan yang cukup, tubuh akan menggunakan otot untuk energi.

Diet Ekstrim

3. Ketidakseimbangan Elektrolit

Saat Kamu menggunakan metode diet tertentu untuk menurunkan kilo dengan cepat dan makan sangat sedikit, maka tubuh akan mendapatkan mineral yang sangat sedikit. Saat tubuh tidak menerima cukup mineral seperti natrium, glukosa, kalium, kalsium, zat besi dan lainnya, dapat menyebabkan ketidakseimbangan elektrolit, yang pada akhirnya membuat Kamu muntah, demam, diare dan sebagainya.

4. Batu empedu

Biasanya masalah ini berhubungan dengan obesitas. Namun dalam beberapa kasus, saat orang mengikuti metode penurunan berat badan yang tidak sehat seperti diet dan olah raga ekstrem, empedu tidak dibersihkan dari tubuh dengan benar. Hal tesebut bisa menyebab empedu di hati mengeras dan membentuk endapan seperti batu di kantung empedu yang dikenal sebagai batu empedu.

5. Serangan jantung

Pernah dengar diet mayo atau diet keto? Diet mayo mengharuskan orang mengurangi asupan garam, sedangkan diet keto mengharuskan orang untuk mengurangi karbohidrat dan memperbanyak lemak untuk mengurangi berat badan. Tentu saja dua jenis diet ini kurang tepat karena penting bagi kita mengonsumsi garam juga karbohidrat setiap harinya.

Mengurangi asupan makanan yang diperlukan dalam jangka waktu panjang bisa mempengaruhi jantung sebagai pemompa darah sehingga besar kemungkinan untuk menderita serangan jantung yang berakhir kematian nantinya. Pasti kamu ingin tubuh langsing dan juga sehat kan? Untuk itu, atur pola diet dan lakukan olahraga yang sesuai dengan kondisi tubuh kamu. Jangan lupa untuk berkonsultasi dengan ahli gizi supaya lebih aman.

6. Stress

Akibat diet ekstrem, mood jadi tidak terjaga, gampang tersinggung, sering kali melontarkan kata-kata negatif, dan akhirnya kamu jadi tidak lagi merasa puas dan bangga pada diri sendiri. Mungkin depresi atau stress tidak berdampak pada kesehatan fisik, namun bahaya diet terlalu ekstrem ini bisa saja membuat pemikiran kamu melayang ke hal-hal negatif dan tentunya menganggu aktivitas sehari-hari.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *